Disease Surveillance
Temukan informasi terbaru mengenai Disease Surveillance bulan ini!
Laporan monitoring penyakit ini kami persembahkan untuk para stakeholder di industri perunggasan tanah air.
Dapatkan analisa tim Veterinary Service kami berdasarkan update penyakit di lapangan setiap bulannya!
Juni 2026
RINGKASAN ANALISA
Berdasarkan data BMKG, kelembapan relatif (RH) rata-rata pada bulan Juni berkisar sekitar 75 – 85%, dengan suhu permukaan berkisar antara 27,3°C. BMKG juga mencatat nilai ini kira-kira 0,7°C lebih hangat dibandingkan suhu normal klimatologi di bulan Juni.
Analisis curah hujan bervariasi dengan kriteria rendah (64,5%), sedang (34,2%), dan tinggi (1,2%). Sekitar 49% wilayah Indonesia sedang memasuki musim kemarau. Detail laporan cuaca ini dapat diakses di BMKG.

Kondisi ini membuat tantangan berat di tengah perubahan musim yang ekstrem. Kegagalan manajemen pemeliharaan dalam mengantisipasi perubahan cuaca dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit.
Total 69 kasus dari 22 penyakit atau kondisi berbeda, dengan broiler menyumbang 24 kasus dan layer 45 kasus.
Lima penyakit yang paling banyak dilaporkan pada Juni 2026 adalah:
- aMPV – 7 laporan (10%)
- Mismanagement – 7 laporan (10%)
- Heat stress – 7 laporan (10%)
- CRD – 5 laporan (9%)
- IB – 4 laporan (7%)
Penyakit lainnya termasuk IBD, AI H9, CCRD (4 Laporan, 6%), Cocci, AI H5, PVR (3 Laporan, 4%), ILT, Coryza, Fowl Pox, ND, IBH (2 Laporan, 3%)
Laporan lainnya yang tersisa, mencakup, DOC Quality, FHN, Ektoparasit, NE, Fatty Liver dan Feed Quality (1 Laporan, 1%).

Penyakit tertinggi yang dilaporkan pada Juni 2026 adalah Avian Metapneumovirus (CRD).
Kemarau itu akhirnya datang. Juni 2026 menjadi penanda dimulainya musim kering dengan intensitas yang lebih ekstrem. Gelombang panas yang lebih berat diperkirakan segera menyusul. Suhu pada Juni tahun ini tercatat sebagai yang tertinggi sejak BMKG mulai mendokumentasikan data cuaca pada 1991. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa musim kemarau 2026 berpotensi memberikan dampak serius apabila tidak diantisipasi melalui persiapan dan manajemen yang tepat.
Sinyal peringatannya sudah terlihat jelas. Sepanjang Juni 2026, tiga isu utama menjadi sorotan, yaitu Avian Metapneumovirus (aMPV), heat stress, dan kegagalan manajemen (mismanagement). Meskipun ditemukan di lokasi yang berbeda, ketiganya memiliki benang merah yang sama. Perubahan cuaca yang tidak diantisipasi dengan baik meningkatkan risiko heat stress berkepanjangan, yang pada akhirnya memperburuk kondisi saluran pernapasan dan membuka peluang terjadinya infeksi pada ayam. Gambaran tersebut konsisten dengan hasil survei penyakit selama bulan Juni.
Dampaknya tidak berhenti di sana. Kegagalan manajemen juga berkorelasi dengan meningkatnya kejadian penyakit pernapasan lain seperti CRD, IB, AI H9, dan CCRD, bahkan diikuti oleh peningkatan kasus IBD. Rangkaian kasus ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan, manajemen, dan kesehatan ternak saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
Pada akhirnya, perbaikan manajemen pemeliharaan menjadi fondasi utama untuk menekan heat stress dan mencegah munculnya penyakit pernapasan. Upaya tersebut harus diperkuat dengan program kesehatan dan vaksinasi yang tepat agar infeksi dapat dicegah sejak dini. Kombinasi keduanya menjadi kunci dalam menjaga kesehatan sekaligus mencapai performa produksi ayam yang optimal.
Juni telah memberi peringatan. Kini pilihannya sederhana: beradaptasi, atau tertinggal. Let’s change or vanish.
Untuk penanganan terbaik kasus-kasus di ternak ayam anda, hubungi representasi Ceva terdekat dengan lokasi kandang anda.
Data laporan penyakit pada bulan Juni 2026 tersebut didapatkan dari 4 wilayah yaitu Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

PENYAKIT AYAM PEDAGING/BROILER
Untuk data penyakit ayam pedaging/broiler bulan ini berkontribusi 24 kasus penyakit.

PENYAKIT AYAM PETELUR/LAYER
Sedangkan untuk data penyakit ayam petelur/layer bulan ini berkontribusi 45 kasus penyakit.

PREDIKSI PENYAKIT JULI 2026
Berdasarkan data surveillance selama 8 tahun, kami dapat memprediksi dominan penyakit yang akan muncul pada bulan-bulan tertentu. Untuk prediksi penyakit pada bulan Juli 2026, berdasarkan persentase kejadian penyakit pada bulan yang sama selama 8 tahun sebelumnya adalah sebagai berikut:

Berbagai ancaman masih akan dihadapi oleh pelaku usaha perunggasan di Indonesia pada bulan Juli 2026. Tiga penyakit dengan probabilitas tertinggi adalah: ND dengan 16%, IB dengan 10%, dan CRD dengan 9%.
Tiga penyakit yang paling diprediksi pada ayam pedaging/ broiler adalah: ND (18%), CCRD (13%), IB (11%).

Sedangkan prediksi ayam petelur/ layer adalah probabilitas Coryza & ND (14%), CRD (11%), aMPV & IB (8%).

Prediksi ini dimaksudkan untuk membantu komunitas unggas meningkatkan program pencegahannya, bukan sebagai jaminan keakuratan.
Informasi lebih lanjut mengenai Disease Surveillance bisa di unduh pada kolom di bawah atau hubungi tim PT Ceva Animal Health Indonesia di lapangan.