Disease Surveillance

Temukan informasi terbaru mengenai Disease Surveillance bulan ini!

Laporan monitoring penyakit ini kami persembahkan untuk para stakeholder di industri perunggasan tanah air.

Dapatkan analisa tim Veterinary Service kami berdasarkan update penyakit di lapangan setiap bulannya!

April 2026

RINGKASAN ANALISA

Berdasarkan data BMKG, kelembapan relatif (RH) rata-rata pada bulan April berkisar sekitar 85 – 89%, dengan suhu permukaan berkisar antara 27,5°C. BMKG juga mencatat April 2026 sebagai salah satu April terpanas sejak pengamatan modern dimulai pada tahun 1991.

Analisis curah hujan bervariasi dengan kriteria rendah (30%), sedang (66%), dan tinggi (4%).  Sekitar 12,8% wilayah Indonesia sedang memasuki musim kemarau. Detail laporan cuaca ini dapat diakses di BMKG.

Kondisi ini membuat tantangan berat di tengah perubahan musim yang ekstrem. Kegagalan manajemen pemeliharaan dalam mengantisipasi perubahan cuaca dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit.

Total 64 kasus dari 21 penyakit atau kondisi berbeda, dengan broiler menyumbang 30 kasus dan layer 34 kasus.

 

 

 

 

Lima penyakit yang paling banyak dilaporkan pada April 2026 adalah:

  • CRD – 8 laporan (13%)
  • aMPV – 7 laporan (11%)
  • ND – 7 laporan (11%)
  • CRD – 6 laporan (8%)
  • Cocci – 5 laporan (7%)

Penyakit lainnya termasuk Coryza, IB (4 Laporan, 7%), IBH, Heatstress, NE (3 Laporan, 5%) IBD, Mycotoxiosis,  (2 Laporan, 3%).

Laporan lainnya yang tersisa, mencakup, AI H5, Neonatal Coli, AI H9, Aspergilosis, Slowgrowth, Histomoniasis, ILT dan PVR (1 Laporan, 2%).

 

 

Penyakit tertinggi yang dilaporkan pada April 2026 adalah Chronic Respiratory Disease (CRD).

Bulan April 2026 datang dengan suhu yang lebih hangat dibanding bulan sebelumnya. Musim kemarau perlahan menampakkan jejaknya Demikian analisa cuaca yang disampaikan oleh BMKG.

Namun di tengah udara yang mulai mengering, laporan kasus penyakit pernafasan masih mendominasi database GPS DS. CRD tetap menjadi pámuncak kasus terbanyak yang dilaporkan di Indonesia, disusul Avian Metapneumovirus (aMPV) dan Newcastle Disease (ND), kemudian CRD Kompleks serta berbagai gangguan pernafasan lainnya yang terus berulang di lapangan.

Ironisnya, salah satu pemicu terbesar dari tingginya kasus-kasus tersebut justru datang dari kondisi pasar yang sedang baik. Harga komoditas asal ayam yang masih stabil hingga awal April 2026 membangkitkan optimisme peternak untuk segera memasukkan DOC dan DOP baru. Semangat produksi meningkat, namun di banyak tempat, ritme persiapan kandang tak lagi berjalan seiring dengan prinsip kehati-hatian.
Biosekuriti dipersingkat. Proses cleaning & disinfection dikebut. Masa istirahat kandang dipadatkan. Bahkan tidak sedikit kandang diisi melebihi kapasitas idealnya, sementara sarana ventilasi, tempat minum, tempat pakan, hingga dukungan manajemen kandang tidak ikut ditingkatkan untuk menyesuaikan lonjakan populasi.

Maka hasilnya jelas, penyakit pernafasan muncul lebih dini, menyebar lebih luas, dan tampil lebih ganas. Kasus aMPV mulai banyak dilaporkan menyerang broiler. Newcastle Disease merebak dengan tujuh laporan, ditandai mortalitas tinggi dan onset kasus yang sangat cepat.

Untuk penanganan terbaik kasus-kasus di ternak ayam anda, hubungi representasi Ceva terdekat dengan lokasi kandang anda.

Data laporan penyakit pada bulan April 2026 tersebut didapatkan dari 4 wilayah yaitu Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

 

PENYAKIT AYAM PEDAGING/BROILER

Untuk data penyakit ayam pedaging/broiler bulan ini berkontribusi 30 kasus penyakit. 

 

 

PENYAKIT AYAM PETELUR/LAYER

Sedangkan untuk data penyakit ayam petelur/layer bulan ini berkontribusi 34 kasus penyakit.

 

PREDIKSI PENYAKIT MEI 2026

Berdasarkan data surveillance selama 8 tahun, kami dapat memprediksi dominan penyakit yang akan muncul pada bulan-bulan tertentu. Untuk prediksi penyakit pada bulan Mei 2026, berdasarkan persentase kejadian penyakit pada bulan yang sama selama 8 tahun sebelumnya adalah sebagai berikut:

 

Berbagai ancaman masih akan dihadapi oleh pelaku usaha perunggasan di Indonesia pada bulan Mei 2026. Tiga penyakit dengan probabilitas tertinggi adalah: CCRD dengan 13%, ND dengan 10%, dan IB  dengan 8%.

Tiga penyakit yang paling diprediksi pada ayam pedaging/ broiler adalah: CCRD (19%), Cocci (12%), IBD (10%).

 

Sedangkan prediksi ayam petelur/ layer adalah probabilitas ND (11%), Coryza dan CRD (10%), dan IB (9%).

 

 

Prediksi ini dimaksudkan untuk membantu komunitas unggas meningkatkan program pencegahannya, bukan sebagai jaminan keakuratan.

Informasi lebih lanjut mengenai Disease Surveillance bisa di unduh pada kolom di bawah atau hubungi tim PT Ceva Animal Health Indonesia di lapangan.

DISEASE SURVEILLANCE adalah newsletter rutin yang dikeluarkan oleh Departement of Veterinary Service Ceva Animal Health Indonesia. Disusun oleh drh. Ismail Kurnia Rambe – Veterinary Service Coordinator berdasarkan laporan dari seluruh dokter hewan Ceva Indonesia yang tersebar dilapangan. Seluruh grafik yang dituangkan merupakan data milik Ceva, mohon untuk mencantumkan sumber jika ingin menggunakannya.

Unduh Laporan Penyakit

April 2025